diposkan pada : 18-12-2020 16:30:30

Definisi kargo

Freight atau kargo secara sederhana diartikan sebagai segala sesuatu (barang) yang dikirim melalui udara (pesawat terbang), laut (kapal), atau darat (truk kontainer) dan biasanya diperdagangkan antar daerah / kota atau negara domestik (internasional). Akan selesai. Ini dikenal sebagai ekspor-impor (Warpani, 2009: 95).

Definisi, jenis dan kondisi untuk menerima kargo

Semua pengiriman, apa pun jenisnya, kecuali surat dan bagasi penumpang, terlepas dari apakah mereka memiliki dokumen transportasi (SMU atau Air Way Bill) untuk transaksi (impor / ekspor) atau tujuan lain (nonprofit) Ini diklasifikasikan sebagai.

Kondisi penerimaan kargo

Menurut Peraturan IATA TACT (2.3.2), biasanya ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk menerima kiriman Anda. Kiriman harus dalam kategori Ready to Transport dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Waybill angkutan udara. Menurut TACT Rule 6.2, invoice rute udara akan diisi dengan benar.
  • dokumentasi. Semua dokumen yang diperlukan untuk setiap pengiriman harus disertai dengan dokumen pelengkap lainnya yang diperlukan.
  • menandai paxkage. Semua kiriman dari setiap kiriman harus diberi tanda sebagai berikut: Tunjukkan nama penerima, nama jalan, dan alamat kota yang sama menurut MAWB.
  • pengepakan. Isi dari setiap pengiriman harus dikemas dengan benar dalam batasan pengangkutan normal. Bahan berbahaya harus dikemas sesuai dengan peraturan IATA Peraturan bahan berbahaya. Untuk hewan hidup, IATA mengacu pada regulasi hewan hidup.
  • Memberi label pada paket. Label harus terlihat sepenuhnya dan semua label dan tanda lama harus diganti.
  • Deklarasi pengirim barang berbahaya. Dokumen ini harus ditandatangani dan dilengkapi sesuai dengan Peraturan Bahan Berbahaya IATA.
  • Pengirim hewan hidup bersertifikat. Dokumen ini harus ditandatangani dan dilengkapi sesuai dengan Peraturan Bahan Berbahaya IATA.

Jenis kargo

Pengangkutan dibagi menjadi dua kelompok utama, kargo umum dan kargo khusus, berdasarkan penanganannya. Sedangkan menurut IATA AHM, kargo adalah kargo umum, pengiriman khusus (AVI, DG, LHO, HUM, VAL, VUN, PER, dll.), Dan produk kargo khusus (misalnya pengiriman ekspres), berdasarkan metode layanan dan jenis produk. Freight, kurir, same day delivery) (Warpani, 2009: 101) Jenis kargo adalah sebagai berikut.
 
A. General Kargo umum

Kargo umum merupakan kiriman biasa dan tidak memerlukan penanganan khusus, tetapi harus memenuhi persyaratan dan aspek keselamatan yang dipersyaratkan. Contoh produk yang diklasifikasikan sebagai kargo umum termasuk barang rumah tangga, peralatan kantor, barang olahraga, dan pakaian (pakaian, tekstil).

B. Special Cargo

Kargo khusus adalah kargo yang memerlukan penanganan khusus. Pada dasarnya, jenis produk ini dapat dikirim melalui udara dan harus memenuhi persyaratan dan penanganan khusus sesuai dengan peraturan dan / atau pengangkut IATA. Produk atau material yang termasuk dalam kategori kargo khusus antara lain AVI, DG, PER, PES PEM, HEA, dll.

Irregularity Cargo

Menurut SBU Garuda, kargo tidak teratur merupakan masalah penanganan kargo. Ketidaksesuaian juga dapat diartikan sebagai penyimpangan yang terjadi pada bidang dinas yang tidak mengikuti prosedur operasi standar, dan muatan tidak teratur tidak sesuai dengan prosedur operasi standar yang berlaku. Anda dapat menyimpulkan bahwa

a. Missing Cargo

Kargo hilang adalah kargo yang hilang dan penyimpangan dikategorikan sebagai berikut, berdasarkan sumber pemberitahuan:

  • Hilang di stasiun keberangkatan. Artinya, kargo hilang di stasiun keberangkatan.
  • Hilang di stasiun tujuan. Artinya, kargo hilang di stasiun tujuan.

B. Damage Cargo

Kargo rusak adalah kargo yang ditemukan adanya kerusakan pada kemasan, isi, dan kualitas dari kargo itu sendiri. Kargo rusak terdiri dari beberapa jenis.

  • Pencurian: Kargo dengan isi yang rusak atau hilang,
  • Spoil: Kargo rusak, tidak cocok untuk digunakan kembali (hancur),
  • Robek: Muatan yang kemasannya ditemukan rusak atau sobek, tetapi tidak diketahui apakah isinya hilang atau masih dalam kondisi sempurna.
  • Kerusakan: Kargo yang rusak atau rusak biasanya digunakan untuk kargo yang diberi label rapuh.
  • Kematian: Biasanya digunakan untuk kargo hewan hidup, termasuk ikan hidup, ayam, atau hewan hidup lainnya yang diterima mati di stasiun tujuan.
  • Deteriorasi: Biasanya digunakan untuk menunjukkan adanya penyimpangan dalam kargo dari kargo yang mudah rusak seperti ikan, sayuran, yaitu kerusakan kualitas atau kualitas kargo yang buruk.

C.  OverloadCargo

Overloaded cargo adalah kargo yang manifes dan dokumen lainnya sudah siap diberangkatkan tetapi tidak dapat diberangkatkan karena kelebihan kapasitas pesawat udara.

D. Found cargo

Kargo yang ditemukan adalah kargo yang ditemukan di stasiun tertentu yang bukan stasiun target. kargo sedang dalam proses penerimaan atau pengiriman yang tidak teratur. Jenis kargo tidak beraturan adalah: